Pertamina Jalin Kerjasama Dengan Toyota Untuk Ekosistem Hidrogen

Rais Muda Habibie Ritonga
21 Jan 2024 02:12
Pertamina Jalin Kerjasama Dengan Toyota Untuk Ekosistem Hidrogen

CVT Indonesia - Pertamina telah menjalin kerjasama dengan perusahaan manufaktur otomotif terkemuka, Toyota, dengan tujuan mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai sumber energi untuk kendaraan di Indonesia.

Perusahaan BUMN tersebut telah menjalin kerjasama dengan Toyota dalam pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia. Keputusan ini didasarkan pada reputasi Toyota sebagai perusahaan otomotif terkemuka yang telah sukses memproduksi kendaraan bertenaga hidrogen, khususnya model Mirai.

"Groundbreaking hydrogen refueling station (HRS) ini menjadi salah satu milestone dalam membangun ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia.," jelas Dannif Danusaputro selaku Chief Executive Officer Pertamina NRE saat peresmian HRS, dikutip dari keterangan resmi.

Menurutnya, kerjasama ini diharapkan dapat memajukan pengembangan ekosistem hidrogen sebagai opsi alternatif bahan bakar kendaraan di Indonesia, dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil dan mobil listrik yang menggunakan baterai.

Dannif dengan tegas menyatakan harapannya agar semakin banyak penyedia infrastruktur di sektor ini dapat berpartisipasi untuk mendukung percepatan pembentukan ekosistem kendaraan hidrogen di Indonesia.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Daan Mogot direncanakan menjadi stasiun pengisian energi terpadu yang akan menyediakan tiga jenis bahan bakar sekaligus, meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM), gas, dan hidrogen.

Dengan menerapkan konsep High-Speed Hydrogen Refueling Station, stasiun ini diharapkan dapat melaksanakan pengisian hidrogen secara komersial dengan durasi pengisian yang tidak melebihi lima menit.

Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), menyatakan bahwa proyek ini, sebagai proyek pertama, diharapkan dapat menjadi contoh dan menjadi model bagi proyek-proyek berikutnya di masa yang akan datang.

"Kami berharap bahwa studi Pertamina ini dapat melengkapi upaya-upaya pengembangan ekosistem transportasi yang mendukung dekarbonisasi. Baik dalam pengembangan kendaraan konvensional yang semakin hemat bahan bakar, kendaraan dengan bahan bakar baru dan terbarukan, hingga kendaraan dengan teknologi-teknologi elektrifikasi," ujar Nandi.

Cari Mobil Berdasarkan Merk

AION
Audi
BAIC
BMW
BYD
Chery
Citroën
DFSK
Daihatsu
Ford
Haval
Honda
Hyundai
KIA
Lexus
MG
Mazda
Mercedes Benz
Mini
Mitsubishi
NETA
Nissan
Peugeot
Porsche
Renault
Subaru
Suzuki
Tank
Toyota
Vinfast
Volkswagen
Volvo
Wuling

Cari Mobil Berdasarkan Bodi

City Car
Convertible
Coupe
Double Cabin
Green Car
Hatchback
MPV
Pick Up/Commercial Vehicle
SUV
Sedan
Sports Car
Station Wagon