
OTW Indonesia- Kendaraan dengan energi terbarukan atau new energy vehicle (NEV) tengah mendominasi industri otomotif di Indonesia. Kendaraan yang ditawarkan dalam berbagai macam jenis pilihan mesin seperti mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Setiap pilihan ini memiliki karakternya masing-masing yang akan kami ulas melalui program atau campaign 4 Ways Forward!
Tentang 4 Ways Forward
4 Ways Forward adalah program roadtrip yang diikuti oleh empat media otomotif yaitu Obsessed To Wheels (OTW Indonesia) , Lugnutz Autojunkie, Kendara Indonesia, dan CARS Media. Perwakilan dari masing-masing media akan melakukan perjalanan sejauh 1.500 kilometer dengan menggunakan mobil BEV, REEV, PHEV, dan HEV. Perjalanan akan dimulai dari Jakarta dan akan melakukan perhentian pada beberapa kota di pulau Jawa antara lain Jakarta, Bandung, Magelang, serta Yogyakarta.
Tujuan dari program ini bukan untuk mencari kendaraan mana yang terbaik, namun memberikan edukasi atau perspektif dari karakteristik masing-masing mesin yang ikut serta dalam program ini. 4 Ways Forward akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2026-6 September 2026.
Ketika tiba di kota Bandung pada tanggal 6 September 2026, 4 Ways Forward akan mengadakan Cars & Coffee Owners Meetup yang akan mengumpulkan para komunitas, penggemar, serta para rekan dealer mobil Tiongkok yang bertempat di The Six Points Club, Bojongloa Kidul, Bandung.
CARS Media Percaya Diri Dengan Jaecoo J5 BEV

Pada 4 Ways Forward, perwakilan dari CARS Media akan menggunakan SUV BEV andalan Jaecoo di Indonesia, yaitu J5 BEV. Dibekali dengan baterai berkapasitas 60,9 kWh, mobil yang selalu berada di peringkat 10 besar penjualan mobil di Indonesia ini mampu berjalan sejauh 461 KM dalam satu kali pengecasan. Untuk urusan tenaga, Jaecoo J5 memiliki motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 211 PS dan Torsi 288 Nm ke roda depan.
Melalui 4 Ways Forward, CARS Media siap mengandalkan efisiensi biaya yang ditawarkan mobil listrik dan membuktikan bahwa infrastruktur pengisian daya bukanlah menjadi masalah.
Jetour T2 i-DM memberikan fleksibiltas pada tim Obsessed To Wheels

Perwakilan dari Obsessed To Wheels akan mengandalkan Jetour T2 i-DM pada 4 Ways Forward. SUV yang mengandalkan teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) ini dibekali dengan mesin Dedicated Hybrid Engine 5th Gen ACTECO 1.5 TGDI serta 3-Speed Dedicated Hybrid Transmision (DHT) yang dipadukan dengan motor ganda cerdas (Intelligent Dual Mode) yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 224 PS dan torsi 390 Nm. Untuk baterainya, mobil ini dipersenjatai dengan baterai Lithium Iron Phospate (LFP) berkapasitas 18,4 kWh yang mampu menjalankan mobil ini sampai dengan 90 kilometer dengan listrik murni serta menempuh jarak sejauh 1.200 kilometer dengan sekali pengisian bensin dan pengecasan baterai penuh.
Tim Obsessed To Wheels siap memaksimalkan mode listrik yang dapat menjaga efisiensi pada rute dalam kota dan mesin bensin yang memberikan rasa tenang ketika di rute luar kota.
Lugnutz Auto Junkie siap buktikan teknologi baru J6T baru bisa unjuk gigi

Tim Lugnutz Auto Junkie berkesempatan untuk menggunakan SUV NEV terbaru yang ditawarkan Chery di Indonesia, yaitu J6T CSH REEV. Mobil yang menggunakan teknologi Range-Extender Electric Vehicle ini baru diluncurkan pada pagelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) lalu.
J6T CSH dibekali mesin berkapasitas 1.5 Liter turbo yang mampu menghasilkan tenaga 154 HP dan torsi sebesar 220 Nm. Namun, mesin ini tidak menggerakkan roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator yang mengisi daya ke baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang memiliki kapasitas di 33,6 kWh. Baterai tersebut memiliki fungsi sebagai sumber daya dari motor listrik yang menggerakan roda dari mobil ini dengan tenaga sebesar 428 Hp dan torsi 505 Nm. Untuk jarak tempuh, mobil ini mampu berjalan sejauh 190 kilometer dengan mode listrik murni, dan memiliki total jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer.
Dibekali tenaga besar dan fleksibiltas khas mobil hybrid yang mampu diisi secara eksternal, Tim Lugnutz Auto Junkie siap membuktikan bahwa teknologi baru bukanlah alasan untuk menjadi ragu.
BAIC BJ30e Siap Permudah Perjalanan Kendara Indonesia

Dibandingkan dengan mobil yang digunakan ketiga media lainnya, mobil yang digunakan Kendara Indonesia adalah satu-satunya kendaraan yang tidak bisa diisi daya listik secara eksternal. Namun, hal ini bisa menjadi kemudahan tersendiri karena tim Kendara hanya perlu memikirkan pengisian satu sumber daya saja, yaitu bahan bakar bensin. Seperti kita tahu, pengisian bensin memakan waktu lebih singkat serta mencari tempat pengisiannya pun sangat mudah.
BAIC BJ30e dibekali dengan mesin 1.5 liter turbo yang dipasangkan dengan motor listrik sehingga mampu menghasilkan tenaga maksimum di 403 HP dan torsi 685 Nm. Tenaga tersebut disalurkan kepada keempat rodanya melalui transmisi Dedicated Hybrid Transmision (DHT). Untuk baterainya sendiri, BAIC BJ30e ini dibekali dengan baterai Lithium-ion berkapasitas 1,67 kWh. Berkat kehadiran baterai serta motor listrik yang membantu kerja mesin, mobil ini memiliki jarak tempuh sampai dengan 1.000 kilometer.
Jadi, pantengin terus otwindonesia.com serta Youtube dan media sosial dari OTW Indonesia, Lugnutz Autojunkie, Kendara Indonesia, serta CARS Media untuk perkembangan campaign 4 Ways Forward dan berita otomotif terkini!
