Jalan-Jalan Ke Purwakarta Bersama Farizon SV, Begini Rasanya!

gopastobing@gmail.com15 Agustus 20263 menit baca
Jalan-Jalan Ke Purwakarta Bersama Farizon SV, Begini Rasanya!

OTW Indonesia- PT  Arista Auto Elektrindo, selaku pemegang merk Farizon di Indonesia, melakukan kunjungan ke fasilitas perakitan model andalan mereka PT. Handal Indonesia Motor pada tanggal 14 Agustus 2026 bersama dengan rekan-rekan media. Selama perjalanan kami menggunakan model andalan mereka, Farizon SV High Roof.

Spesifikasi Farizon SV High Roof

Farizion SV Medium Roof merupakan tipe pertama dari Farizon SV sebelum varian Medium Roof diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2026. Untuk dimensi dari Farizon SV High Roof panjangnya berada di 5.995 mm, lebarnya di 1.980 mm, dan tingginya di 2.400 mm atau 320 mm lebih tinggi jika dibandingkan varian Medium Roof, serta wheelbase sepanjang 3.850 mm.

Untuk baterai dan motor listriknya, Farizon SV High Roof ini menggunakan baterai berukuran 82,8 kWh yang sekali pengisian penuh mampu menempuh jarak sampai dengan 400 kilometer. Untuk pengisian daya, mobil ini sudah didukung dengan kemampuan DC fast charging sampai dengan 140 kw yang memungkinkan untuk mengisi daya dari 20 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu 36 menit saja. Motor listrik dari Farizon SV sendiri mampu menyalurkan tenaga sebesar 230 PS dan torsi sebesar 336 NM ke roda depan.

Perjalanan Dengan Farizon SV High Roof

Perjalanan dimulai dari dealer Farizon yang berada di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Rute kali ini akan memiliki Rute pulang-pergi Jakarta ke Purwakarta. Naik ke dalam kabin Farizon SV sangat mudah karena tidak ada pilar B yang kadang bisa membuat naik turun ke mobil jadi sulit. Ketika berada di dalam kabin, tim kami yang memiliki postur tinggi di 165 sentimeter masih bisa berdiri dengan sangat mudah. Sehingga, kalau mau berjalanan di dalam interior mobil ini bukanlah hal yang sulit. Legroom dari mobil ini juga cukup baik menurut kami

Meskipun belum dilengkapi dengan jok kulit seperti yang ada di varian Medium Roof, duduk di jok mobil ini masih tergolong nyaman. Ketika berada di rute dalam kota, kami merasakan kalau mobil ini memiliki sistem pendingin yang lebih dingin jika dibandingkan dengan mobil listrik murni (BEV) pada umumya sehingga ketika terjebak kemacetan, kami masih merasa nyaman.

Ketika tiba di jalan tol Jakarta-Cikampek, kami melewati ruas tol non-layang yang kondisinya tidak rata dan berlubang. Ketika melewati ruas jalan ini, kami merasa suspensi dari Farizon SV High Roof yang menggunakan double wishone independent suspension di bagian depan serta non independent steel plate spring di bagian belakang mampu meredam kondisi jalanan dengan sangat baik. Bisa kami bilang, secara kenyamanan, Farizon SV High Roof ini memiliki kenyamanan yang superior jika dibandingkan rival pada kelas van komersial. Kekedapan kabin dari mobil ini juga patut diapresiasi berkat peredaman yang baik dan juga kesenyapan khas sebuah mobil listrik. Suara angin juga hampir tidak terdengar kedalam kabin ketika sedang melaju pada kecepata diatas 80 kilometer per jam.

Fitur Farizon SV High Roof

Jika dibandingkan denga rival sekelasnya, Farizon SV High Roof ini memiliki fitur yang sangat superior. Head unit berukuran 12 inci dari mobil ini sudah dilengkapi dengan Android Auto dan juga Apple CarPlay sebagai standar. Selain itu, electronic parking brake dan juga autohold juga hadir pada mobil ini.

Untuk fitur keselamatan, Farizon SV High Roof ini sudah dilengkapi dengan 30 fitur keselamatan aktif atau ADAS!

Kesimpulan

Secara kenyamanan, Farizon SV ini bisa menawarkan kenyamanan yang superior jika dibandingkan rival sekelasnya dan memberikan kesan modern, yang dimana rival sekelasnya cenderung memberikan rasa fungsional saja. Desain dari mobil ini juga memberikan kesan modern.

Namun, mengingat harganya yang cukup premium, yaitu di Rp 725 juta on the road Jakarta untuk yang varian High Roof, mobil in kami prediksi akan memiliki pasarnya sendiri, yaitu pelaku usaha yang ingin mem-branding perusahaannya sebagai perusahaan untuk konsumen kelas premium serta golongan masyarakat kelas menengah keatas. Selain itu, masih belum meratanya penyebaran infrastruktur mobil listrik murni juga akan menjadi faktor pertimbangan lain ketika calon pembeli mempertimbangkan Farizon SV ini.

Pantengin terus otwindonesia.com serta Youtube dan media sosial OTW Indonesia untuk berita otomotif terkini