
OTW Indonesia - PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) BAIC di Tanah Air resmi meluncurkan BAIC T1 sebagai line-up Battery Electric Vehicle (BEV) pertama mereka untuk pasar nasional. Mengusung filosofi “The Spacious Smart EV”, salah satu keunggulan BAIC T1 terletak pada kombinasi ruang kabin, teknologi, efisiensi, dan fitur yang mendukung gaya hidup modern.
BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit T1 hingga akhir 2026 dan menyasar market share 16% di segmen Medium Hatchback EV. Kehadiran model ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan memasuki era New Energy Vehicle.
Untuk bersaing dapat bersaing di pasar EV nasional, modal T1 tak main-main. Mengingat keunggulan BAIC T1 tentu jadi faktor penentu konsumen beralih untuk meminangnya.
Menurut penilaian tim OTW Indonesia, setidaknya ada lima faktor keunggulan BAIC T1 yang dapat memikat hati konsumen di pasar domestik, yaitu:
1. Dimensi dan Kabin Lebih Lega

Salah satu keunggulan BAIC T1 terletak pada dimensinya yang dirancang untuk memberikan ruang lebih lapang. Mobil ini memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm.
BAIC menyebut wheelbase tersebut sebagai yang terpanjang di kelasnya. Ground clearance 181 mm juga memberikan fleksibilitas ketika menghadapi kondisi jalan Indonesia, termasuk kemampuan melewati genangan air hingga 50 cm.
Kenyamanan semakin diperkuat dengan 32 titik ruang penyimpanan, termasuk tujuh phone holder dan lima hook multifungsi. BAIC T1 juga menawarkan sky roof seluas 2,34 m² dengan electric sunshade.
2. Jarak Tempuh hingga 425 Km

BAIC T1 dibekali baterai berkapasitas 42,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 425 km berdasarkan standar CLTC. Untuk pengisian daya, teknologi DC fast charging memungkinkan baterai terisi dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 25 menit.
Kombinasi itu membuat BAIC T1 tidak hanya ditujukan untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga perjalanan dengan jarak lebih jauh.
3. Fitur Pintar dan Keselamatan

Keunggulan BAIC T1 berikutnya hadir melalui teknologi pintar dan fitur keselamatan modern. Di mana mobil ini memiliki 12 fitur ADAS yang terintegrasi untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi lalu lintas.
Fitur-fitur modern seperti Automatic Parking Assist turut memudahkan proses parkir. Sementara konektivitas smartphone, layar infotainment, panel instrumen digital, serta pembaruan perangkat lunak OTA memberikan pengalaman berkendara yang lebih terhubung.
4. Kemudahan V2L dan V2V Charging

BAIC T1 menawarkan fitur yang cukup menarik di kelasnya, yakni Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging. Teknologi ini memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lain.
Selain itu, tersedia Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt. Fitur tersebut memungkinkan BAIC T1 menjadi sumber listrik portabel untuk kebutuhan luar ruangan maupun kondisi darurat.
5. Dukungan Purna Jual

BAIC Indonesia memberikan garansi Basic Vehicle selama enam tahun atau 160.000 km dan garansi baterai delapan tahun atau 160.000 km. Konsumen juga mendapatkan layanan servis gratis selama empat tahun atau 80.000 km.
“Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era New Energy Vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional," ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.
Menurut Dhani, pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia yang mencapai 78% menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif.
"Kami melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi BAIC untuk menghadirkan portofolio New Energy Vehicle yang semakin lengkap. Strategi kami sederhana, yaitu membangun BAIC sebagai brand dengan portofolio kendaraan yang lengkap di Indonesia.
"Hari ini kami telah menghadirkan kendaraan bermesin konvensional (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan kini Battery Electric Vehicle (BEV) melalui BAIC T1. Ke depan, kami akan terus memperluas jajaran kendaraan New Energy Vehicle, mulai dari SUV, sedan, hingga MPV, termasuk teknologi PHEV dan REEV, sehingga konsumen Indonesia memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka," kata Dhani.
Kehadiran BAIC T1 juga menunjukkan kesiapan strategis BAIC Indonesia dalam menghadirkan produk yang tepat, dengan value proposition yang kuat serta harga yang kompetitif bagi pasar Indonesia.
"Sebagai langkah awal, BAIC T1 dipasarkan melalui skema Completely Built-Up (CBU) untuk mempercepat penetrasi pasar dengan harga kompetitif setara kendaraan Completely Built Up (CBU). Selanjutnya, kami menargetkan tingkat kandungan lokal atau CKD hingga 60% pada tahun 2027 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami terhadap industri otomotif Indonesia dan pengembangan ekosistem kendaraan New Energy Vehicle nasional," pungkas Dhani.
Dengan kombinasi dimensi lapang, jarak tempuh 425 km, pengisian cepat, ADAS, V2L, V2V, serta dukungan purna jual, BAIC T1 menawarkan paket yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik di Indonesia.
Pantengin terus website, youtube serta media sosial OTW Indonesia untuk mengetahui berita otomotif terkini!
